518 Sekolah Madrasah di Riau Akan Diakreditasi

518 Sekolah Madrasah di Riau Akan Diakreditasi

518 Sekolah Madrasah di Riau Akan Diakreditasi

Sebanyak 511 sekolah dan madrasah di Provinsi Riau akan diakreditasi tahun ini oleh Badan Akreditiasi Provinsi

Sekolah-Madrasah (BAPS-M) Riau. Proses akreditasi mulai dilaksanakan sekitar April mendatang.

Demikian dikatakan Ketua BAPS-M Riau, Dra Siti Maryam MM di ruang kerjanya, Senin (20/2/2017). Menurutnya, satuan pendidikan yang akan diakreditasi tersebut adalah kuota yang diberikan Badan Akreditasi Nasional Sekolah-Madrasah (BANS-M).

“Sebenarnya kita mengajukan 2000 satuan pendidikan ke BANS-M. Tapi hanya dikabulkan 518

. Penurunan itu terjadi secara nasional,” kata Siti Maryam.

Dikatakan Siti Maryam, secara nasional penurunan jumlah satuan pendidikan yang diakreditasi mencapai 20 ribu unit dari 50 ribu pada tahun 2016 menjadi 30 ribu unit. Penurunan ini berimbas juga kepada Provinsi Riau.

“Tahun lalu Provinsi Riau mengakreditasi sekitar 1.150 sekolah/madrasah. Tahun ini hanya sekitar 518,

” tutur mantan Kepala SMKN 1 Pekanbaru ini.

Mengingat kecilnya alokasi yang diberikan pusat, menurut Siti Maryam pihaknya akan memprioritaskan satuan pendidikan yang memang benar-benar mendesak untuk diakreditasi. Ada tiga kriteria satuan pendidikan yang diprioritaskan yakni, satuan pendidikan yang belum diakreditasi tapi sudah menamatkan lulusan. Kedua, satuan pendidikan yang terletak di “3T” (Terluar, Terdepan dan Tertinggal). Sedangkan kriteria ketiga adalah satuan pendidikan yang masa berlaku sertifikat akreditasinya sudah lama berakhir.

“Sertifikat akreditasi masa berlakunya hanya lima tahun. Setelah itu harus diperpanjang. Sertifikat yang sudah lama mati itu menjadi salah satu yang kami prioritas,” sebut Siti Maryam.

Lebih lanjut Siti Maryam menjelaskan, di Provinsi Riau sudah 90 persen dari sekitar 6.784 satuan pendidikan yang sudah terakreditasi. Untuk mengentaskan sisanya, dirinya berharap partisipasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan pemerintah Kabupaten/Kota lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/NORoL0c1gC57kE8