Harapan Guru Honorer di Hardiknas 2019

Harapan Guru Honorer di Hardiknas 2019

Harapan Guru Honorer di Hardiknas 2019

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap 2 Mei diharapkan bisa memberikan perubahan di sekolah dan kesejahteraan bagi kalangan guru honorer di Kota Bekasi.

Menjalani profesi sebagai tenaga pengajar di sekolah begitu dinikmati oleh para guru honorer di Kota Bekasi. Meskipun honor yang diterimanya tak terlalu besar sebagai guru yang telah mengajar bertahun-tahun, mereka tetap merasa bersyukur.

Dapat mencetak anak-anak sebagai generasi muda yang gemilang kedepan

merupakan tujuan utama para guru honorer. Oleh karena itu, mereka jarang mengeluh terhadap profesi yang dijalaninya tersebut.

Kendati demikian, mereka tetap menaruh harapan kepada pemerintah di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Rochmat Nurdin (49) mengaku sudah menjadi guru honorer sejak 2011. Sebelumnya, dia merupakan seorang seniman.

“Guru honorer sudah saya jalani sejak 8 tahun,” ungkap guru honorer di SMK

Bina Karya Mandiri (BKM) 2 Kota Bekasi ini kepada Radar Bekasi, kemarin.

Menjadi seorang guru merupakan profesi pilihan yang diambil oleh pria yang akrab disapa Rochmat ini. Meskipun honor kecil, tak masalah baginya. Yang penting Ia bisa membagi ilmu yang bermanfaat kepada calon generasi muda.

“Saya tidak memikirkan gaji yang penting siswa-siswi saya punya bekal

untuk masa depannya,” ungkapnya.

Di Momen Hardiknas ini, Rochmat berharap pemerintah bisa memberikan meningkatkan perhatiaannya kepada para gurur honorer. Selain itu, secara rutin dinas pendidikan dapat melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah agar mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh guru honorer maupun sekolah.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/