ITB Juarai Ajang Oil Expo 2015

ITB Juarai Ajang Oil Expo 2015

ITB Juarai Ajang Oil Expo 2015

Untuk kesekian kalinya, Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali meraih prestasi

yang membanggakan di bidang sains dan teknologi. Tim ITB berhasil meraih juara umum pada ajang bergengsi Oil Expo 2015 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Trisakti dengan bekerja sama dengan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia Seksi Mahasiswa (IATMI SM) Trisakti dan Society of Petroleum Engineers Students Chapter (SPE SC) Trisakti.
Oil Expo 2015
ISTIMEWA

SUMRINGAH: Salah satu peserta perwakilan ITB yang menjuarai ajang Oil Expo 2015

. Dalam kompetisi ini, ITB meraih predikat juara umum.

Ajang tahunan yang mengangkat tema The Strategy Methamorphosis to Face Energy Crisis ini menuntut peserta lomba untuk memberikan ide yang efektif untuk menghadapi krisis energi yang tidak hanya dialami oleh Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan pada Rabu-Jumat (10-12/6/15) di Universitas Trisakti, Jakarta.
Tim ITB berhasil memborong enam penghargaan dari lima kompetisi yang diadakan. Keenam prestasi tersebut adalah juara satu untuk kategori Debate Competition oleh Farhad Hamid Bayagub (Teknik Perminyakan 2013), Dharmawan Raharjo (Teknik Perminyakan 2013) dan Muhammad Arief Purnomo (Teknik Metalurgi 2013); juara satu kategori Student Paper Competition oleh Ricky Aditiya Fandi (Teknik Perminyakan 2012); juara dua kategori Oil Rig Design Competition oleh Joshua Anastasius Nainggolan (Teknik Perminyakan 2012), Reza Rizky Dharmawan (Teknik Tenaga Listik 2012), Naufal Kemal (Teknik Mesin 2012), Dhekanegara (Teknik Kelautan 2012) dan Keziah Virdayanti (Arsitektur 2012); juara tiga kategori Smart Competition oleh Mahruri (Teknik Perminyakan 2011), Muhammad Ridha Anshari (Teknik Perminyakan 2012) dan Adam Ramadhan Priatna (Teknik Perminyakan 2013); juara dua kategori Plan of Development Competition oleh Muhammad Ikhsan Akbar (Teknik Perminyakan 2011), R. Sunni Nugraha Priadi (Teknik Perminyakan 2011), Nadya Oetari (Teknik Geologi 2011), I Gusti Agung Gede Angga (Teknik Perminyakan 2011) dan Dito Budi Sukarno (Teknik Perminyakan 2011); serta predikat Best Speaker untuk kategori debat diberikan kepada Muhammad Arief Purnomo (Teknik Metalurgi 2013).
’’Membawa ITB menjadi juara umum pada kompetisi ini adalah kebanggaan bagi kami, karena telah berhasil mengharumkan nama ITB di luar,’’ tutur Muhammad Ridha Anshari (Teknik Perminyakan 2012).

Pada kategori Smart Competition, Ridha Anshari menambahkan bahwa tim yang mewakili ITB

tersebut baru saja terbentuk setelah pekan Ujian Akhir Semester (UAS) berakhir, sehingga diperlukan usaha yang lebih untuk berkompetisi. Kategori tersebut dapat dikatakan sebagai lomba cerdas cermat yang mengangkat tema serupa dengan ajang tersebut.
Tim ITB dengan persiapan yang sangat singkat berhasil mengalahkan empat belas peserta lainnya dan berhasil menduduki kursi tiga besar. ’’Berkat perjuangan dan kekompakan tim lah yang membuat kami berhasil mencapai target tiga besar,’’ tambah Ridha Anshari.
Lain cerita dengan kompetisi debat, tim ITB melalui dua tahap pertandingan. Pada babak penyisihan, ITB diberikan subtema This House Would Encourage Offshore Drilling Rather Than Onshore Drilling on its Environmental Impacts dan memposisi diri sebagai tim yang mendukung pernyataan tersebut. Pada tahap final, ITB berhadapan dengan tim Universitas Indonesia (UI) dan berhasil meraih peringkat pertama. ’’Tim ITB pada babak final juga sebagai tim yang mendukung subtema yang diberikan. Kami dituntut untuk berpikir keras dan tentu saja menggunakan teknik debat yang telah kami pelajari sebelumnya,’’ tutur Arief Purnomo.
Kompetisi adalah ajang yang dapat memberikan kita kesempatan untuk mengukur kepahaman diri terhadap ilmu yang kita pelajari. Motivasi diri akan ikut bertambah setelah melewati satu kali fasa kompetisi dan membuat diri untuk selalu berani berkarya

 

Baca Juga :