Ketua Umum PA GMNI Mendapat Award KAHMI

Ketua Umum PA GMNI Mendapat Award KAHMI

Ketua Umum PA GMNI Mendapat Award KAHMI

RMOL

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke 49 yang diselenggarakan pada 17 September 2015 di Jakarta dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional alumni HMI seperti Akbar Tanjung, Fahmi Idris, Yudi Crisnandi, Ferry Mursidan Baldan, Mahfud MD, Husni Kamil, dan lainnya.‎

Majelis Nasional KAHMI

Dalam kesempatan tersebut. Majelis Nasional KAHMI  menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh atas peran dan jasanya bagi pembangunan bangsa di berbagai bidang.  Salah satu tokoh yang menerima penghargaan adalah Ahmad Basarah yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum DPP PA GMNI.

‎Basarah dinilai berperan besar dalam pengembangan demokrasi melalui penguatan peran organisasi kemasyarakatan.  Baskara, demikian ia disapa, dan kini menjabat posisi sebagai Ketua Fraksi PDIP di MPR dan Wasekjen DPP PDIP, semasa mahasiswa merupakan tokoh pergerakan yang aktif di GMNI dan menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal Presidium GMNI periode 1996-1999.  Semasa periode itu, Baskara telah memainkan peranan dalam aksi-aksi reformasi bersama-sama dengan aktivis dari kelompok Cipayung seperti HMI, PMII. GMKI, PMKRI  dan lainnya.

‎Pengalaman berkecimpung dalam GMNI

‎Pengalaman berkecimpung dalam GMNI inilah yang membentuk karakter politik dan komitmen Baskara untuk mengembangkan peranan organisasi kemasyarakatan sebagai pilar penting civil society  dalam perjuangan demokrasi di Indonesia.

‎Peringatan HUT KAHMI

‎Peringatan HUT KAHMI juga diisi oleh pidato politik dari sejumlah tokoh KAHMI.  Akbar Tanjung menyampaikan bahwa kekuatan alumni HMI tersebar di segala bidang dan selayaknya jika alumni HMI dapat mempersiapkan diri guna menempatkan kadernya sebagai calon Presiden masa depan.  Sementara itu, Prof. Mahfud MD yang merupakan ketua Majelis Nasional KAHMI menyatakan keprihatinannya atas terjadinya dominasi asing di berbagai sektor strategis.  Lanjutnya, hukum harus ditata untuk melindungi kedaulatan dan membangun kesejahteraan rakyat.‎

 

Sumber : https://pelajaranips.co.id/